Implikasi Adalah: Pengertian, Sinonim, Contoh Kalimat

6 min read

Implikasi adalah?✅ Berikut penjelasan lengkap arti apa itu Implikasi✅ Sinonim, dan contoh penggunaan dalam kalimat maupun penelitian✅

Kebanyakan orang sering menganggap bahwa kata implikasi digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Namun sebenarnya implikasi ini lebih digunakan untuk penelitian.

Penggunaan kata implikasi memiliki arti yang sangat luas tergantung pada rangkaian kalimatnya, namun meskipun memilki arti yang luas, makna dari kata implikasi sebenarnya tidak jauh dari sinonim kata akibat, dampak, efek, konsekuensi atau hal hal yang bersifat keterikatan lainnya.

Penjelasan lebih detail tentang apa itu implikasi akan coba wikistatistika paparkan lebih dalam melalui artikel dibawah ini.

Apa itu Implikasi?

implikasi adalah

Menurut kamus besar bahasa Indonesia (KBBI), arti kata implikasi adalah efek yang ditimbulkan oleh suatu peristiwa/ kebijakan yang dapat bersifat baik atau buruk. Sesuatu dikatakan ‘implikasi’ jika terdapat dampak yang ditimbulkan suatu hal dimasa depan baik positif maupun negatif.

Secara bahasa (Etimologi), implikasi adalah hubungan keterkaitan, dampak, efek, sangkutan, akibat, konotasi, maupun juga konsekuensi.

Implikasi merupakan sebuah ‘homonim’ yaitu kata yang sama lafal dan ejaannya, tetapi berbeda maknanya karena berasal dari sumber yang berlainan. Artinya, kata implikasi memiliki beragam makna meskipun secara ejaan dan pelafalannya sama.

Didalam kamus besar bahasa indonesia (KBBI) dinyatakan bahwa implikasi merupakan kata dasar dari Nomina atau Kata Benda. Implikasi sebagai kata benda ini mempunyai beberapa makna, diantaranya sebagai berikut:

1. Arti implikasi sebagai keterlibatan/ keadaan terlibat. Contoh : Implikasi sistem informasi sebagai pengganti sistem pencatatan manual makin terasa manfaatnya.

2. Arti implikasi sebagai yang disarankan namun tidak dinyatakan. Contoh : Apakah terdapat implikasi dalam pertanyaan yang diajukan mahasiswa itu?

3. Arti Implikasi sebagai yang termasuk/ tersimpul. Contoh : Implikasi presiden Qatar terhadap penyelenggaraan piala dunia 2022 sangatlah besar pengaruhnya.

4. Arti implikasi sebagai efek/ dampak. Kata implikasi juga dapat diartikan sebagai hubungan atau keterkaitan suatu hal yang dampaknya dapat terlihat dikemudian hari. Contoh : Implikasi penerapan sistem E- Toll membuat banyak penjaga jalan tol memperoleh PHK.

Kata implikasi bermakna cukup luas, sehingga dapat diartikan dengan suatu akibat yang terjadi. Secara sederhana, sinonim kata implikasi adalah sebuah dampak/ akibat / konsekuensi.

Contoh turunan turunan dari kata implikasi sesuai dengan EYD seperti berimplikasi, mengimplikasikan, pengimplikasi, dan juga terimplikasi.

Pengertian Implikasi Menurut Para Ahli

pengertian implikasi

  • Implikasi Menurut Andewi Suhartini (2009)

Andewi Suhartini melalui Islamy menyatakan bahwa pengertian implikasi adalah segala sesuatu yang telah dihasilkan dengan adanya proses perumusan kebijakan. Dengan kata lain implikasi adalah akibat akibat dan konsekuensi-konsekuensi yang ditimbulkan dengan dilaksanakannya kebijakan atau kegiatan tertentu.

  • Implikasi Menurut Silalahi (2014)

Arti kata implikasi adalah akibat yang ditimbulkan dari adanya penerapan suatu program atau kebijakan, yang dapat bersifat baik atau tidak terhadap pihak-pihak yang menjadi sasaran pelaksanaan program atau kebijaksanaan tersebut.

  • Implikasi Menurut Winarno (2011)

Pengertian implikasi adalah dampak/ akibat langsung yang terjadi karena suatu hal misalnya penemuan atau hasil suatu penelitian.

  • Implikasi Menurut Etin Solihatin dan Raharjo (2012)

Pengertian implikasi adalah akibat yang terjadi karena suatu hal yang telah disimpulkan dalam suatu penelitian yang lugas dan jelas.

  • Implikasi Menurut Syaiful Bahri dan Aswan Zain (2015)

Menurut Syaiful Bahri dan Aswan Zain dalam penelitiannya dinyatakan bahwa pengertian implikasi adalah suatu konsekuensi atau akibat langsung yang timbul dari hasil penemuan suatu penelitian ilmiah.

Contoh Kalimat Implikasi

Dibawah ini terdapat beberapa contoh kalimat implikasi yang mudah dipahami dan juga memiliki berbagai macam makna didalamnya. Silahkan langsung saja anda simak ulasannya:

  • Implikasi liga sepak bola Indonesia setelah tragedi kerusuhan di stadiun Kanjuruhan Malang
  • Implikasi penjualan tiket pesawat Lion Air pasca kejadian kecelakaan menghilangnya pesawat Lion Air minggu lalu.
  • Implikasi Cuaca dalam Ekosistem Makhluk Hidup di bumi.
  • Implikasi manusia terhadap pemanasan global di bumi.
  • Implikasi kebijakan politik terhadap naiknya bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia.
  • Implikasi Presiden Rusia terhadap keberlangsungan politik damai di kawasan Eropa.

Dimensi Kata Implikasi

Menurut Andewi Suhartini melalui jurnal penilitian Winarno disebutkan bahwa setidaknya ada lima dimensi yang harus dibahas dalam memperhitungkan implikasi dari sebuah kebijakan. Dimensi-dimensi  tersebut   meliputi:

1. Pertama, implikasi kebijakan pada masalah-masalah publik dan implikasi kebijakan pada  orang-orang yang terlibat.

2. Kedua, kebijakan mungkin mempunyai implikasi pada keadaan-keadaan atau kelompok-kelompok diluar sasaran atau tujuan kebijakan.

2. Ketiga, kebijakan mungkin akan mempunyai implikasi pada keadaan-keadaan sekarang dan yang akan datang.

4. Keempat, evaluasi juga menyangkut unsur yang lain yakni biaya langsung yang dikeluarkan untuk membiayai program-program kebijakan publik.

5. Kelima, biaya-biaya tidak langsung yang ditanggung oleh masyarakat atau beberapa anggota masyarakat akibat adanya kebijakan publik.

Macam Macam Implikasi

Menurut Prof. Dr. Bambang Sugeng, M.A., M.M dalam bukunya “Fundamental Metodologi Penelitian Kuantitatif (Eksplanatif)” dinyatakan bahwa terdapat 6 jenis implikasi, diantaranya sebagai berikut:

  • Implikasi Teoritis adalah suatu penyajian yang menggunakan gambar sehingga untuk meyakinkan penguji, bahwa penelitian tersebut benar dilakukan.
  • Implikasi Manajerial adalah perbedaan dari teritis adalah penyajian penelitian dibagian ini dengan dikaitan dengan berbagai kebijakan mengenai penelitian yang dilakukan,
  • Implikasi Metodologi adalah pada bagian ini penyajian merupakan refleksi penulis sehingga dapat disebut dengan kesimpulan dan saran dalam sebuah penelitian yang diteliti.
  • Implikasi Etik atau Ethical implications merupakan konsekuensi dari suatu tindakan tertentu. Dalam menganalisis implikasi etik, kita perlu melakukan pengamatan menggunakan sudut pandang moral (etika).
  • Implikasi Budaya adalah jenis implikasi yang berkaitan dengan budaya tertentu yang memiliki keterkaitan dalam pengambilan kebijakan, gerakan, program serta peristiwa tertentu.
  • Implikasi Matematis adalah implikasi yang berkaitan dengan konsekuensi logis antara peristiwa 1 dengan peristiwa yang lainnya.

Contoh Implikasi Penelitian

contoh implikasi

Umumnya, kata implikasi sering digunakan pada penelitian atau penemuan. Implikasi dalam penelitian digunakan sebagai perbandingan.

Sehingga arti kata implikasi penelitian adalah suatu perbandingan penelitian dari penelitian sebelumnya dengan penelitian yang baru. Sederhananya, implikasi penelitian adalah dampak yang ditimbulkan secara langsung dari hasil penelitian atau kesmipilan dari hasil penelitian atau temuan.

a. Contoh Implikasi Penelitian I

Contoh implikasi penelitian yang pertama ini digunakan pada subjek seekor hewan yakni kelinci, bagaimana implikasi yang terjadi saat seekor kelinci bertemu dengan kelinci lain maupun ketika bertemu dengan hewan lain seperti kucing.

Pertama kelinci betina ditempatkan di suatu tempat selama 4 bulan lamanya, kelinci tersebut sellau sendirian tanpa adanya kelinci lain. Ia hanya bermain dengan manusia, reaksi ketika kelinci lain masuk pada wilayah tersebut dan itu jantan.

Kelinci betinan langsung seperti marah ia mengejar-ngejar kelinci jantan tersebut hingga tertangkap. Kelinci jantan dikurungkan ditempat kelinci betina tersebut ditempatkan.

Kelinci betina terus mendekati kelinci jantan hingga menjaga tempat kurungan tersebut. Kelinci jantan ketakutan.

Selama satu hari kelinci jantan dikurung kemudian dilepas reaksi dari kelinci betina masih seperti awal bertemu dengan kelinci jantan.

Dikurung lagi kelinci jantan tersebut. Hari kedua, kelinci jantan dilepaskan, namun reaksi betina berbeda ia tidak mengejar lagi.

Ia terus mengendus-endus bagian kepala jantan dan kelinci jantan terdiam. Bebrapa menit kemudian kelinci betina duduk dan kelinci jantan pun duduk bersamanya berdampingan.

Penelitian yang kedua yakni dengan kucing, kelinci betina ditempatkan kesuatu tempat selama 4 bulan, ia sendirian tidak ditemani oleh siapapun.

Ketika kucing ditempatkan di tempat kelinci betina. Kelinci langsung mengejar seperti reaksi ketika bertemu kelinci lain. Seperti penelitian di awal kucing dikurung, kelinci reaksi lebih parah dari pada sebelumnya.

Ia tidak bisa diam walaupun kucing dikurung, karena kucing sedang meraung-raung. Sehari setelah itu, kucing dilepaskan dan kelinci terus mengejarnya.

Kucing ketakutan, lalu kucing dikurung kembali. Hari kedua, kucing dilpeas dan reaksi kelinci masih mengejar-ngejar dan kucing mengeluarkan raungan-raungan sehingga kelinci seperti memberontak.

Kesimpulan dari kedua penelitian diatas yakni, kelinci sangat sensitif dengan suara, sehingga ketika da suara yang menakutinya maka ia akan mengejarnya dan mencari tau.

Serta reaksi yang dilakukan oleh kelinci betina karena ia sudah lama berada ditempat tersebut dan ia sedang sendiri, sehingga ia menganggap bahwa tempat yang selama ini ia tinggal merupakan wilayahnya.

Sehingga jika ada yang berani ingin menguasai wilayahnya dia secara otomatis akan mengusirnya dengan cara mengejar-ngejar.

Namun rekasi pada kucing juga sama, tetepai membutuhkan proses lama untuk kucing bersahabat dengan kelinci, karena kucing masih tdak terkontrol dengan suara raungan-raungan.

b. Contoh Implikasi Penelitian II

Contoh implikasi penelitian yang kedua ini diterapkan pada subjek siswa kelas X yang diajar menggunakan metode membaca dan untuk yang kedua menggunakan metode berdiskusi.

Awalnya kelas X terdapat permasalahan dalam membaca, sehingga penelitian ini kami coba bagaimana reaksi mereka ketika mereka selama pelajaran Seni Budaya hanya membaca selama 1 bulan. Setiap minggu terdapat 2 kali pertemuan.

Pada minggu pertama siswa diperintahkan membaca selama 30 menit setelah itu hasil bacaan dipresentasikan didalam kelas, siswa yang maju ditunjuk oleh guru.

Pertemuan kedua juga seperti itu tanda adanya praktik, sehingga mereka hanya belajar teori. Setiap presentasi ada yang siswa tidak mendengarkan, ada siswa yang berbicara sendiri, yang presentasi bahkan banyak lupanya, ketika berbicara.

Pada minggu kedua pertemunan pertama mereka diperintahkan melakukan hal yang sama di minggu sebelumnya. Pada pertemuan ke dua di minggu kedua, ada beberapa siswa yang berkomentar “mengapa kita selalu disuruh membaca, kami sangat bosan, kami ingin sekali menggambar”.

Namun penelitian tetap berlanjut, sehingga tetap dilanjutkan dengan teori membaca ada yang tiba-tiba tidur dikelas, ada yang presentasi tidak ada yang mendengarkan.

Pada minggu kedua membaca dan membaca lagi, ada yang keluar kelas izin ke kamar mandi namun tidak kembali, banyak yang izin ke kamar mandi namun bergantian.

Presentasi terus berjalan, bahkan disaat presentasi ada yang izin ke kamar mandi. Akhirnya kesepakatan 1 bulan untuk penelitian ini diubah menjadi 2 minggu.

Minggu ke 3 dimulailah menggunakan metode diskusi, mereka nampak senang sekali. Diperintahkan untuk menata bangku dan meja sesuai kelompok, mereka pun menatanya dengan cepat dan rapi.

Perintah guru untuk mendiskusikan gambar yang telah disediakan oleh guru dimasing-masing kelompok untuk mengidentifikasi jenis gamabr apa menggunakan teknik apa dan sebagainya.

Mereka maju dengan senang hati bahkan berlomba-lomba untuk maju terlebih dahulu. Namun dikelompok ada sisiwa yang tidak memperhatikan, ada yang semangat. Pada pertemuan kedua di minggu ke 3 mereka menanyakan “hari ini diskusi apa bu”.

Guru memberikan sebuah majalah yang kemudian mereka diperintahkan untuk mencari jenis gambar iustrasi dan disii gambar ilustrasi termasuk jenis apa.

Dengan reaksi yang sama, mereka berlomba-lomb auntuk maju dan semakin banyak yang mmeperhatikan. Pada minggu ke empat di pertemuan pertama sama pada minggu sebelumnya mereka sangat antusias dan pada petemuan kedua pun juga sangat antusias namun mereka ada yang bertanya “kapan bu kita nggambarnya?”

Kesimpulan dari dua penelitian ini adalah siswa cenderung ingin berinteraksi dengan teman-temannya sehingga metode diskusi sangatlah efektif untuk belajar siswa dan pada metode diskusi sudah ada metode membaca sehingga sekaligus, hanya bedanya adanya interaksi dengan sesama siswa dan adanya diskusi.

Nah, dari artikel diatas dapat disimpulkan bahwa implikasi adalah suatu hal yang jika melakukan sesuatu akan bereaksi langsung dengan mendapatkan hasil dari penelitian atau temuan, dan juga dapat mmebandingkan penelitian sebelumnya dengan penelitian setelahnya. Terimakasih

5/5 - (1 vote)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *